Jalur Kereta Api di Wilayah Jawa Barat yang Mati, Rencana Akan Diaktifkan Kembali

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Rencana reaktivasi jalur-jalur kereta api yang saat ini mati di wilayah Jawa Barat masih digodok. Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Bandung akan mengaktivasi kembali jalur secara bertahap dengan mengukur skala prioritas jalur mana yang pertama dikerjakan. “Sebelum dimulai, kami perlu menentukan dulu skala prioritas pada jalur yang akan direaktivasi,” kata Kepala BTP Bandung Endang Setiawan saat dihubungi, Senin (21/04).

Setidaknya, ada lima jalur kereta api yang tercatat masuk dalam rencana aktivasi di Jawa Barat di antaranya, Bandung-Ciwidey (37,8 km), Garut-Cikajang (28,2 km), Rancaekek-Tanjungsari (11,5 km), Cipatat-Padalarang (17 km) dan Banjar-Cijulang (82 km).

Beberapa jalur tersebut saat ini sudah dimanfaatkan masyarakat seperti digunakan akses jalan umum hingga permukiman dengan bangunan permanen. Dengan demikian, proyek reaktivasi ini mau tak mau harus membebaskan lahan rel kereta yang sudah beralih menjadi fasilitas umum maupun ruang hidup masyarakat.

“Saat ini kami melakukan inventarisasi data-data studi termasuk kebutuhan lahan sambil menunggu arahan dari Menteri Perhubungan serta dari pihak Provinsi Jawa Barat,” kata Endang. Setelah data studi itu terkumpul, barulah BTP menghitung skala prioritas mana yang lebih dulu direaktivasi. Skala prioritas itu mempertimbangkan dampak yang terjadi dan biaya yang dikeluarkan jika reaktivasi dilakukan.

“Dan untuk anggaran kami juga belum dapat menjawab karena masih menunggu arahan,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *