Kawasan Objek Wisata di Lembang Menjadi Primadona Wisatawan Lokal untuk Mengisi Libur Lebaran

Kepala DInas Parawisata dan Kebudayaan Akhmad Panji Hermawan. Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM – Pengunjung tempat wisata di Bandung Barat terlihat membludak pada musim libur Lebaran 2025. Para wisatawan terlihat tumplek di sejumlah objek wisata di Kawasan Badung Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB terhadap 18 potensi destinasi wisata, kunjungan wisatawan ke kawasan objek wisata Lembang masih menjadi primadona di libur lebaran tahun ini.

“Dari 18 potensi objek wisata, Lembang lebih dominan diminati para pengunjung selama libur lebaran 2025,” kata Kepala Disparbud KBB, Akhmad Panji Hermawan saat ditemui, Senin (07/04).

Panji mengatakan, Hingga H+6 libur lebaran, jumlah kunjungan wisatawan ke 18 objek wisata di Kabupaten Bandung Barat sebanyak 189.850 orang.

“Kalau diakumulasikan kunjungan wisatawan ke Bandung Barat pada momen libur lebaran 2025 sekitar 9-10 persen dari tahun kemarin,” ungkapnya.

Achmad Panji menjelaskan, untuk destinasi wisata Curug Malela hingga H+4 lebaran jumlah kunjungan mencapai 351 orang, Guha Pawon hingga H+5 sebanyak 49 orang, Floating Market hingga H+4 sebanyak 18.924 orang.

Lalu Lembang Park Zoo hingga H+6 sebanyak 37.554 orang, Orchid Forest Lembang hingga H+5 sebanyak 21.089 orang, Farmhouse Susu Lembang hingga H+5 sebanyak 11.892 orang, The Great Asia Africa sebanyak 14.193 orang dan Stone Garden hingga H+2 sebanyak 6.927 orang.

“Wisata Minimania hingga H+4 sebanyak 7.782, Dusun Bambu hingga H+6 sebanyak 26.085 orang, TWGC sebanyak 1.261 orang, The Lodge Maribaya hingga H+6 sebanyak 3.468 orang, Sarae Hill hingga H+5 sebanyak 8.127 kunjungan dan Maribaya hingga H+5 sebanyak 4.406 kunjungan,” sebutnya.

“Kemudian Taman Lembah Dewata hingga H+5 sebanyak 3.600 orang, Wahoo Water World hingga H+5 sebanyak 17.614 dan Dago Dream Park hingga H+6 sebanyak 6.528 kunjungan,” sambungnya.

Ia mengatakan, kunjungan wisatawan tahun ini masih didominasi objek wisata tertentu, seperti di kawasan Lembang.

“Misalnya saja di cluster Parongpong ada Lembang Park and Zoo, Farmhouse Susu Lembang dan Floating Market. Jadi, Lembang ini masih jadi idola,” jelasnya.

Meski begitu, Akhmad Panji berharap, gairah wisatawan untuk berlibur ke kawasan wisata di wilayah barat seperti Guha Pawon dan Stone Garden.

“Stone Garden dan Guha Pawon masih banyak dikunjungi wisatawan. Tapi wisata di Kota Baru Parahyangan, seperti Wahoo Waterworld terlihat sepi,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *