Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto: Rekrutmen Calon Anggota Polisi Tidak Ada Praktik Percaloan dan Dilakukan Dengan Transparan

Kapolres Cimahi, AKBP. Tri Suhartanto ketika meninjau para pendaftar calon anggota Polri yang dilaksanakan di Mapolres Cimahi, Senin (17/02). Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM – Polres Cimahi menyatakan bahwa Kepolisian menggelar rekrutmen calon anggota Polri dengan transparan dan profesional dan tidak ada praktik percaloan dalam seleksi. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku bisa meluluskan peserta dengan imbalan uang.

Hal itu ditegaskan Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, Senin (17/02). Tri pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

“Kami mengimbau kepada seluruh calon peserta dan orang tua untuk tidak percaya pada pihak yang menawarkan kelulusan dengan bayaran. Semua peserta harus mengandalkan kemampuan sendiri,” ujar AKBP Tri Suhartanto di Mapolres Cimahi.

Lebih jauh Tri mengatakan, Polri memberikan kesempatan yang sama seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mengabdi sebagai anggota kepolisian sehingga bisa turut bersaing secara adil. Oleh karenanya, ia mendorong para peserta untuk menunjukkan potensi terbaik mereka selama proses seleksi berlangsung.

“Dengan usaha dan kerja keras, setiap calon memiliki peluang untuk bergabung dengan Polri dan mengabdi kepada bangsa,” tambahnya.

Proses rekrutmen ini, kata Tri masih berlangsung dan terbuka bagi putra-putri terbaik Indonesia hingga 5 Maret 2025.

“Kepada masyarakat yang ingin mengabdikan diri sebagai anggota kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polres Cimahi, kami persilakan untuk segera mendaftar,” ujar Tri saat menerima pendaftaran calon anggota Polri di Mapolres Cimahi baru-baru ini.

Tri juga menyampaikan bahwa pendaftaran calon anggota Polri tidak hanya terbuka bagi lulusan SMA atau sederajat, namun terbuka juga bagi mereka yang berasal dari pesantren. Ia menegaskan, seluruh pendaftar akan mengikuti proses seleksi dengan mekanisme dan persyaratan yang sama di seluruh Indonesia.

Tri juga meyakinkan bahwa seluruh tahapan seleksi akan diawasi secara ketat oleh pihak internal Polri dan melibatkan pengawasan dari pihak eksternal, termasuk media dan organisasi tertentu.

Dengan sistem ini, lanjut Tri, ia berharap rekrutmen Polri dapat berjalan dengan profesional dan akuntabel. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *