Semangat Bushido FORKI Kabupaten Bandung Barat, Siap Mengawal dan Mendukung Semua Program Kebijakan Bupati – Wakil Bupati Terpilih

Ketua FORKI KBB, Asep Dedi Setiawan (Bang Ucok) didampingi para pengurus. Jumat (07/02). Foto /BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM – Tokoh Masyarakat Bandung Barat yang juga Ketua Federasi Olahraga Karate -Do Indonesia KBB, Asep Dedi Setiawan, mengajak masyarakat dan parpol untuk kembali bersatu dalam membangun Bandung Barat, setelah Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati KBB direncanakan akan dilantik 20 Febuari 2025, menyusul ditolaknya sengketa Pilkada yang diajukan Pasangan HADE, Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat, oleh Mahkamah Konstitusi.

“Kami sebagai Ketua FORKI Bandung Barat  dan pengurus mengucapkan selamat kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati KBB periode 2025-2030 , Jeje Ritchie Ismail – Asep Ismail, siap mendukung dan mengawal semua program serta kebijakan-kebijakan yang beliau jalankan,” kata pria yang akrab disapa Ucok tersebut, di Batujajar (07/02).

Ia menambahkan, dengan Semangat Bushido (Kesetiaan dan Kehormatan) FORKI KBB siap mengawalnya. Pihaknya juga mengajak masyarakat dan para tokoh dan masyarakat untuk mendukung Bupati dan Wakil Bupati yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat tersebut, karena sudah secara resmi dinyatakan sebagai pemenang pada Pilkada serentak 2024.

“Kami berharap agar Bupati dan Wakil Bupati terpilih bisa tancap gas membangun bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” jelas Ucok.

Ia juga mengatakan bahwa program Bupati terdahulu yang belum selesai harus dirampungkan oleh pasangan Jeje – Asep.

”Semua harus bersinergis untuk melanjutkan pembangunan yang belum terselesaikan,” tegas Ucok.

Ia menegaskan bahwa semua harus bersinergi untuk membangun Bandung Barat ke depan, karena kontestasi politik sudah selesai.

Ucok, sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate – Do Indonesia KBB berharap juga agar Bupati dan Wakil Bupati terpilih bisa memberikan kontribusi pada olahraga, terutama bantuan anggaran pembinaan.

”Anggaran pembinaan ini bisa disalurkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia KBB, nanti dari Pemda KBB didistribusikan pada cabang olahraga yang menjadi binaan KONI,” imbuh Ucok.

Ia pun berharap agar Jeje dan Asep membantu juga anggaran pada cabor-cabor di bawah binaan KONI, agar menjadi stimulus untuk peningkatan prestasi setiap cabang olahraga. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *