BANDUNGSATU.COM – Pilkada KBB saat ini, mulai terlihat persaingannya. Ke lima pasangan mulai berlomba mensosialisasikan programnya ke setiap wilayah, mulai dari tingkat RW sampai tingkat Desa untuk mendapat simpati dengan harapan bisa mendulang suara di Pilkada November mendatang.
Tokoh pemuda Lembang, Dodi Dermawan, menyambut baik sosialisasi para calon sampai ke pelosok Desa. Ia pun berharap bahwa para calon dalam bersosialisasi dengan warga tetap fokus pada sosialisasi program.
“Sejauh ini tidak ada sih yang sampai menjelek-jelekan paslon lain. Satu lagi, paslon harus fair jangan ada money politik,” kata Dodi.
Warga sendiri, kata Dodi, sampai saat ini masih memilih-milih Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati agar memiliki ketetapan hati siapa yang akan dipercaya untuk dipilih pada Pilkada November mendatang.
Meski demikian, Dodi mengungkapkan, yang dikhawatirkan di KBB adalah pragmatisme warga untuk memilih dengan iming-iming uang, meski menurut survei yang tercatat di pilkada KBB, pragmatismenya soal politik uang ada di nomor 17 se-Indonesia.
Namun demikian, dengan urutan 17 dari ratusan kabupaten – kota di Indonesia, artinya KBB berada di posisi rawan.
“Gak munafik sih pak, kalau ada yang bagi-bagi urang yang ambil aja. Ambil uangnya tapi, jangan dipilih,” seloroh Dodi.
Menurut Dodi masyarakat sekarang sudah tidak terlalu berpengaruh dengan pemberian para tim sukses. Seperti yang ia katakan, kalau pun ada yang mengiming-imingi uang, umumnya mereka tidak terpengaruh. Mereka tetap memiliki pemilihan yang pasti dan tidak bisa dipengaruhi pemberian apapun.
“Apa lagi melihat Bupati yang sebelumnya. Kesandung kasus korupsi pada dua Bupati sebelumnya harus jadi pelajaran. Kalau ada calon yang suka bagi-bagi uang, jangan-jangan nanti ngambilnya dari kita lebih banyak,” kata Dodi, beranalogi.
Menurut Dodi justru setiap pasangan calon harus saling mengingatkan, baik pada kompetitor maupun pada timsesnya sendiri, agar tidak bermain di ranah money politik, karena akan mencederai demokrasi dan tidak mendidik warga untuk ‘berkompetisi’ secara fair play.
“Yang main money politik di KBB, dijamin suaranya akan ambruk. Itu saya yakin, karena warga KBB, utamanya warga Lembang sudah terdidik dengan baik,” pungkas Dodi. (*)






