HADE Siagakan Ribuan Saksi Penghitungan Suara di TPS Dalam Pilkada Serentak Mendatang

Pasangan HADE Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Hengki Kurniawan- Ade Sudrajat persiapakan ribuan saksi ditiap TPS di Pilkada KBB 2024, Tanggal 27 November mendatang. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat nomor urut tiga, Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat (HADE) sudah mempersiapkan  ribuan saksi untuk Pilkada 2024 mendatang

Menurut Hengki Kurniawan, hingga saat ini proses rekruitmen saksi di TPS tersebut tengah berjalan menjelang pemungutan suara pada 27 November 2024 mendatang.

“Kita siapkan 10.000 saksi yang nantinya bertugas di 2652 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat,” kata Hengki, ketika dimintai keterangan tentang persiapan di Pilkada, Minggu (06/10).

Hengki mengatakan, di setiap TPS para saksi tersebut mengawal proses perhitungan suara Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat (HADE) di Pilkada serentak pada 27 November 2024.

“Saksi TPS tersebut terdiri dari dua orang dari partai dan dua orang saksi dari relawan. Mereka nantinya bertugas memastikan raihan suara pasangan HADE di Pilkada ini aman,” katanya.

Dalam waktu dekat, imbuh Hengki, para saksi TPS pasangan HADE akan menjalani sejumlah rangkaian pelatihan menghadapi kontestasi pilkada serentak Kabupaten Bandung Barat.

“Segera akan dilakukan pelatihan kepada para saksi TPS ini dalam menghadapi pemungutan suara Pilkada Bandung Barat,” katanya.

Ia berharap, para saksi TPS ini dapat bekerja maksimal dan memastikan suara pasangan HADE di masing-masing TPS aman.

“Mudah-mudahan pasangan HADE meraih hasil maksimal di Pilkada Bandung Barat dan dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat KBB,” pungkas Hengki.

Pasangan Hade sendiri saat ini terus fokus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Berbeda dengan pasangan lainnya, Hengki dan Ade tidak melulu menawarkan program pada warga yang ditemuinya, melainkan mereka juga menyerap aspirasi dari masyarakat soal apa yang harus dilakukan saat nanti terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.

Hengki mengistilahkan penyerapan aspirasi ini sebagai ‘belanja masalah.’ (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *