BANDUNGSATU.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Barat menghadiri agenda Rakor Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan yang diselenggarakan oleh Baznas Jabar dan dilaksanakan pada hari Senin – Selasa 2-3 September 2024 di hotel Grand Sunshine Resort & Convention Soreang Kabupaten Bandung yang dihadiri Pimpinan Baznas RI Waka 2 Ibu Hj. Saidah Sakhwan, MA, Pimpinan Baznas Wakil Ketua 2 Jabar Dr. KH. Ali Kosim, S.H.I,. M.Ag dan Pimpinan Waka 2 se Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut Pimpinan Baznas KBB, Waka 2, H. Saiful Rachman, M.Ag menyampaikan presentasi di forum Rakor Bid.2 terkait beberapa program yang telah dilaksanakan dan menjadi unggulan, diantaranya Z mart sebanyak 151 unit pada awalnya bantuan dari Baznas RI yang kemudian program tersebut dilanjutkan oleh Baznas yang tersebar di 16 Kecamatan di KBB, Z Chiken dari Baznas RI sebanyak 30 unit Gerobak, alat dan bahan baku tersebar di 14 Kecamatan, Z Pesantren dengan 18 penerima manfaat tersebar di 14 Kecamatan dengan usaha yang dijalankan menyesuaikan potensi yang ada di Pondok Pesantren.
Kemudian Z Ternak ayam kampung 100 penerima manfaat tersebar di 4 Kecamatan, Z UMKM penerima manfaat sebanyak 107 pelaku usaha dari kluster kuliner, fashion, craft, ritel, agrobisnis dan jasa, kemudian program Budikdamber penerima manfaat sebanyak 100 orang tersebar di 3 Kecamatan.
“Penguatan ekonomi menjadi penting dan mendasar dilakukan oleh lembaga pemerintahan maupun swasta dalam bentuk support dalam berbagai akses kepada pelaku usaha,” kata Saiful.
Ia juga mengatakan, dari program yang sudah berjalan, program Z Mart, penerima manfaatnya ada satu orang yang sudah naik kelas menjadi muzaki atas nama ibu Nurul Lasemi yang menitipkan zakatnya sebesar Rp.200.000 – Rp.300.000 perbulan dan penerima manfaat program Z Mart lainnya berinfak Rp.1000 perhari.
“Dengan adanya pendayagunaan menjadi wasilah naik kelasnya mustahik menjadi muzaki,” imbuh pria yang akrab disapa kang Eful ini.
Eful lebih jauh mengatakan, pendayagunaan Baznas KBB dilakukan dengan melayani akses legalitas, akses permodalan, akses pemasaran, akses pendampingan, akses managemen dan akses jaminan sosial.
“Pelayanan akses kita Baznas KBB tidak sendiri namun bersinergi kolaborasi dengan Baznas RI, Baznas Jabar, Kemenag KBB, Pemerintah daerah dalam hal ini Disparbud KBB, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Bank BJB Cabang. Padalarang dan BPJS Ketenagakerjaan. Tidak lupa pula kami mengucapkan terimakasih kepada muzaki dan mustahik serta mitra Baznas KBB,” ungkap Saeful.(*)






