BANDUNGSATU.COM- Dilantiknya Ade Zakir Hasyim menjadi Sekda Kabupaten Bandung Barat pada 12 April 2023, dan kemudian menjadi Pj Bupati, masih dibayang-bayangi sejumlah persoalan yang ia hadapi saat masih menjadi Sekretaris Daerah.
Menurut Ketua KNPI, Iip Saripudin diantara yang masih menjadi masalah adalah soal open bidding, yang menurutnya sampai saat ini masih membayang-bayangi Pj Bupati tersebut,
”Teka-teki dan opini yang berkembang terkait open bidding Sekda Kabupaten Bandung Barat yang dilaksanakan sebelumnya, terus membayangi sampai sekarang,” kata Iip, Selasa (27/08).
Saat menjadi Sekda dulu, kata Iip seputar pengangkatannya diiringi dengan pro dan kontra serta berbagai opini soal permasalahan Bandung Barat.
”Sebelum penetapan dan pasca pelantikannya menjadi sekda, pro kontra telah menjadi opini yang hilir mudik di media, baik pendapat, dukungan dan kritik yang disampaikan oleh beberapa tokoh,” ujarnya.
Iip mengaku pada saat itu ia sempat memberikan sejumlah masukan. Empat masukan yang ia sampaikan, menurut Iip sangat krusial dilakukan oleh Ade Zakir saat itu.
”Saat itu saya menyampaikan pandangan bahwa Ade Zakir sebagai sekda setidaknya harus melakukan 4 hal, yaitu, lakukan konsolidasi internal, jalankan prinsip dasar sebagai sekda, jadi Pengayom dan Fasilitator semua OPD dan konsolidasi Eksternal,” jelas Iip.
Iip sendiri mengaku bahwa apa yang disampaikan tersebut, keempatnya belum signifikan dilakukan oleh Ade Zakir.
”Lantas setelah 16 bulan 15 hari menduduki kursi ASN nomor satu di KBB hingga hari ini apa yang telah dilakukan? Sebelum mengurai pertanyaan tersebut, hal yang menarik untuk dicatat bahwa tugas administratif dan fungsional di pundak sekda ini ditambah dengan posisinya sebagai Penjabat Bupati sejak 8 Juni 2024,” jelas Iip.
”Hampir tiga bulan Ade Zakir naik ke kursi orang nomor 1 di Bandung Barat itu menggantikan Pj sebelumnya yang tersandung persoalan di tempat lain,” imbuhnya.
Ia mengatakan terkait tugas dan kewenangan Penjabat Bupati maka pemerintah secara khusus menerbitkan Permendagri No. 4 tahun 2024 sebagai Guiden para penjabat dalam melaksanakan tugasnya.
”Dengan demikian, maka lengkaplah sudah seluruh instrumen untuk menjadi alat bagi seorang Ade Zakir dalam melakukan suatu terobosan bagi kemajuan Bandung Barat. Namun lagi-lagi pertanyaannya, karya apa yang dihasilkannya selama ini ? Dan apa yang harus ia lakukan untuk meletakkan pondasi KBB pada posisi yang benar di masa transisi ini ?” kata Iip.
”Jawabannya masing-masing bisa menakarnya. Insya Allah jika ada kesempatan, saya akan berikan opini tersebut secara terpisah,” tegas Iip. (*)






