BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Masih dalam suasana Bulan Kemerdekaan Baznas KBB melaksanakan kegiatan semarak kemerdekaan dengan beberapa agenda kegiatan pada Rabu 21 Agustus 2024 dari pkl.09.00 s-d selesai bertempat di Gedung HBS Cimareme.
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Baznas RI, Wakil Ketua 1 Rizaludin Kurniawan, M.Si, Pimpinan Baznas Jabar, Wakil Ketua 2 Dr. KH. Ali Khosim, S.HI, M.Ag, Pimpinan Baznas KBB beserta staf dan relawan, Kepala Dinas UMKM KBB, Kemenag KBB, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KBB, Bank BJB Konvensional, Narasumber Pelatihan Aep Saepudin Sutarlan, Soleh Budiman dan Andri Sutira beserta 50 peserta penerima manfaat.
Dalam kesempatan kegiatan tersebut Pimpinan Baznas RI Wakil Ketua 1 Rizaludin Kurniawan, M.Si memberikan sambutan sekaligus membuka acara dan menyampaikan bahwa kita harus menjaga harta kita dengan membayar zakat.
“Fungsi zakat itu untuk mensucikan harta dan jiwa, kedua untuk membersikan, apabila belum cukup zakat maka bisa melalui sedekah,” kata Rizaludin.
“Baznas adalah lembaga yang siap melayani pengelolaan ZIS, banyak orang yang berzakat karena mereka sadar bahwa zakat merupakan kewajiban dan zakat dapat membersihkan harta dan jiwa. Dimana ZIS dikumpulkan maka disitu pula dana dihabiskan. Dijelaskan dalam firman Alloh Surat As-Saf ayat 10 s-d 11 yakni usaha yang bisa menghindarkan kita dari azab allah dengan berjihad dijalan Alloh dengan harta dan jiwa,” imbuhnya.
Lebih lanjut Rizaludin menyampaikan, bahwa kita harus berusaha dengan bersungguh sungguh untuk mencari ridha Allah.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jabar Dr. KH. Ali Khosim, SHI, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan BAZNAS sebagai lembaga pengelola Zakat yang di amanahkan undang-undang bertanggung jawab atas terselenggaranya program-program pengentasan kemiskinan yang ada di Indonesia, umumnya untuk Mustahik yang ada di Kabupaten Bandung Barat, dengan berlandaskan prinsip Pendistribusian 3A yaitu Aman Syar’i, Aman regulasi dan aman NKRI
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Baznas KBB Ketua Drs.Iing Nurdin, M.Si, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan Baznas KBB telah melaksanakan program pendayagunaan dan bantuan modal usaha untuk UMKM dari tahun 2022 mulai dari program Zmart yang tersebar di 151 titik, Zchiken 40 titik Z-Pesantren 18 titik yang juga bekerjasama dengan mitra Bank BJB serta 107 bantuan modal usaha untuk UMKM di tahun 2023.
“Hal ini dilaksanakan sebagai upaya pendistribusian dana zakat kepada Mustahik dengan harapan setiap penerima manfaat dapat berkembang usahanya sehingga dapat menjadi Muzaki atau paling tidak menjadi munfiq,” ungkap Iing.
Sementara Pimpinan Baznas KBB Wakil Ketua 2 Bid.Pendistribusian dan Pendayagunaan H. Saiful Rachman, M.Ag yang ditemui dilokasi acara menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka memerdekakan dan melayani mustahik dengan berbagai program pendistribusian diantaranya, program ekonomi, program kesehatan, program Kemanusiaan dan program kemitraan penyaluran JKM BPJS Ketenagakerjaan.
“Program ekonomi yang dilaksanakan dengan diawali pelatihan umkm, kurasi produk, penyaluran bantuan modal usaha untuk 50 PM dan pendampingan, hal ini upaya mendorong dan menguatkan ekonomi pelaku usaha dengan harapan berkembang maju usahanya sehingga bisa naik kelas dari mustahik menjadi muzaki,” kata pria yang akrab disapa Eful ini.
Lebih lanjut Eful menjelaskan, pada kegiatan ini juga sekaligus ada penyaluran kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan yaitu santunan JKM pengurus UPZ Padalarang yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya difasilitasi oleh Baznas KBB dan mendapatkan santunan sebesar Rp.42.000.000 yang mana santunan ini sangat membantu bagi keluarga yang ditinggalkan.
”Baznas KBB mengucapkan terimakasih atas Support dari Baznas RI, Baznas Jawa Barat Bank BJB Konvensional dan BPJS Ketenagakerjaan di kegiatan Baznas KBB,” tegasnya. (*)






