BANDUNGSATU.COM – Menuju Bandung Barat Ekonomi Kuat 2030 adalah tagline yang disampaikan Pasangan Calon Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan dan Calon Wakil Bupati Ade Sudrajat Usman. Melalui tagline tersebut, pasangan ‘HADE’ (Hengki Ade -red) menginginkan Bandung Barat menjadi pusat akselerasi Indonesia.
“Kami ingin Bandung Barat menjadi pusat akselerasi Indonesia dan menjadi gerbang dunia. Menuju Bandung Barat Ekonomi Kuat 2030. Bandung Barat harus menjadi Kabupaten yang Maju dan Melayani. Untuk mencapai itu, kami merancang sebuah strategi yang kami namakan “Bintang Lima KBB,“ kata Hengki Kamis (15/08).
Hengki menerangkan strategi itu adalah, peningkatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan daya saing Kabupaten Bandung Barat percepatan pembangunan di semua bidang dan memperkokoh kesalehan berbasis agama dan kearifan lokal, pendidikan gratis, kesehatan gratis dalam bentuk Universal Health Coverage (UHC).
“selain itu juga perlu keberlanjutan perbaikan infrastruktur, peningkatan ekonomi rakyat, berbasis pertanian, pariwisata, dan industry kreatif. Kita jadikan Bandung Barat sebagai pusat distribusi nasional, pusat logistic nasional. Mengubah orientasi pemerintah dari orientasi kekuasaan menjadi orientasi pelayanan. Kita lindungi masyarakat, kita berikan pelayanan layaknya fasilitas hotel bintang lima untuk masyarakat. Kata kuncinya, pemimpinya harus menjadi pelayan dan tidak takut menghadapi tantangan,” imbuh Hengki.
Hengki dan Ade sudah sepakat untuk mewujudkan Bandung Barat yang maju, adil dan makmur, bermartabat, religius, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian yang kuat di bidang budaya.
“Kami juga sudah sepakat Serta memberikan pelayanan yang prima atau service bintang lima untuk masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Pelayanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau. Meningkatkan ekonomi rakyat berbasis pertanian, pariwisata dan industri kreatif. Pemerintah dan birokrasi yang melayani. Pemerataan dan percepatan pembangunan desa berbasis potensi wilayah.
Yang tidak kalah penting, Hengki mengharapkan adanya percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Memperkokoh kesalehan berbasis Agama dan kearifan lokal.
“Kami juga sangat concern terhadap pembangunan 10.000 rumah murah untuk masyarakat Bandung Barat, keberlanjutan perbaikan jalan, keberlanjutan Bandung Barat Caang, perluasan akses transportasi jalur lintas selatan, perbaikan ruang kelas secara menyeluruh, penambahan rumah sakit umum daerah di Bandung Barat, mengurai kemacetan dan mengatas! banjir di Lembang, pembangunan gedung budaya dan serbaguna, pembangunan gedung kreatif (creative hub) dan inkubator bisnis untuk UMKM dan pembangunan embung, irigasi, artesis, sumur di 165 desa,” jelas Hengki.
Yang tidak kalah penting, kata Hengki, pihaknya juga memiliki konsep revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar modern. Selain itu, ia berupaya pula untuk menambah dan menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya.
“kami juga ingin pondok pesantren terakomodir pula. Oleh karenanya kami akan siapkan beasiswa untuk santri yang berprestasi. Kami akan juga memberi bantuan revitalisasi dan pembangunan pondok pesantren. Selain itu harus ada pula bantuan ketahanan pangan untuk pondok pesantren,” pungkas Hengki.(*)






