Viral, Puluhan Motor Rangsek Jalan yang Baru Dicor di Nanjung Kota Cimahi

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

CIMAHI, BANDUNGSATU.COM – Viral di media sosial, sejumlah pengendara motor merangsek jalan yang baru saja dicor. Padahal jalan tersebut masih dalam tahan Perbaikan dan coran pun masih dalam kondisi basah.

Video yang berdurasi 12 detik tersebut diunggah akun Romasa Supir Truk, Rabu (07/08). Imbas kendaraan roda dua yang menerobos jalan yang tengah diperbaiki tersebut rusak dan harus dilakukan pengecoran ulang.

Persitiwa tersebut ditengarai terjadi di Jl. Raya Nanjung, Kampung Cibodas, RT 04 RW 11, Kelurahan Utama, Kecamatan Cihami Selatan, Kota Cimahi.

Seorang warga yang menjadi relawan pengaturan lalu lintas selama perbaikan jalan Nanjung, Dimyati (53), menerangkan, peristiwa itu terjadi, pada Selasa (06/08), sekira pukul 07:00 WIB. Saat itu, lalu lintas sedang dilakukan rekayasa buka-tutup jalur.

Pada saat peristiwa terjadi, pengendara dari arah Leuwigajah dibuka untuk melintas ke arah Nanjung dan Soreang, sedangkan dari arah Soreang ke Leuwigajah ditutup.

 

“Jadi pengecoran jalan dilakukan malam hari hingga subuh. Nah posisinya jalan ini telah beres dicor pada Selasa subuh jam 04:00 WIB. Tiap ujung jalan juga sudah ditutup agar gak ada yang melintas,” ungkap Dimyati.

 

Pada kejadian pukul 07.00 WIB tersebut, tiba-tiba, dari arah berlawanan, pada posisi lalu lintas yang tengah ditutup sementara, sejumlah pengendara dari arah Soreang ke Leuwigajah menerbos jalan Nanjung.

Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, pemicu awalnya adalah pengendara motor yang keluar dari salah satu pabrik yang baru saja berganti shift, diduga menerobos garis penutup dan masuk jalan dicor. Kondisi itu memancing pengendara lainnya ikut melewati jalan tersebut.

“Waktu awalnya pengendara dari arah Soreang ke Leuwigajah masih bersabar, tapi karena ada bubaran pabrik dan masuk jalan ini, jadi langsung diikuti oleh pengendara lain,” jelas Datuk.

Imbas penerobosan sejumlah kendaraan tersebut, kata Dimyati, kerusakan pengecoran sekitar 200 meter. Diprediksi ada sekitar 30-50 motor yang melintas jalan tersebut. Pada Rabu (07/08) bekas lintasan pengendara motor tampak masih membekas di jalan cor karena kini sudah mengering.

Dimyati juga menjelaskan, tembok coran yang dilintasi motor merupakan racikan semen awal sebelum tahap pemasangan besi

“Jadi yang rusak ini adalah coran awal sebelum dipasang besi dan batu kalsit,” terangnya.

Atas kejadian ini, Dimyati berharap para pengendara bersabar dan mengikuti skema rekayasa lalu yang diterapkan selama proses perbaikan jalan. Langkah itu diperlukan agar proses pengerjaan renovasi berjalan lancar dan cepat tuntas.

“Kami harap para pengendara bersabar. Kejadian ini viral di media sosial. Banyak netizen menyalahkan ke warga. Padahal kami warga di sini sabar dan ikut swadaya atur lalu lintas. Jadi mohon sabar,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *