Sapi Asal Pasir Halang, Bandung Barat, Dipilih Presiden Jokowi Jadi Hewan Kurban

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Presiden Joko Widodo yang ikut berkurban pada Idul Adha 1445 Hijriah, telah memilih seekor sapi Bernama Pancasona, milik seorang peternak asal Kampung Babakan Cinta RT 01/04 Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sebagai hewan kurban.

Sapi hasil perkawinan jenis FH dan Simental ini berbobot 1,28 ton dan tinggi badan 168 centimeter. Hewan ternak berusia 3 tahun tersebut, dibeli Istana dengan harga Rp100 juta untuk disembelih jadi hewan kurban Jokowi di Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor.

 

“Jadi total beratnya 1,285 ton. Kemarin saya tawarkan Rp105 juta, tapi dealnya Rp100 juta. Uang pembayarannya sudah masuk, hari ini rencananya di bawa ke Istana Bogor,” kata pemilik sapi, Entang Sutanda (44), Sabtu (15/06)

Pancasona terpilih menjadi hewan kurban Presiden Jokowi melalui hasil seleksi ketat yang diikuti oleh sejumlah peternak di beberapa daerah.

Sapi yang diseleksi, harus memenuhi standar berat badan, tinggi badan, dan harus dipastikan sehat berdasarkan pemeriksaan cek darah, penyakit mulut dan kuku (PMK), dan Lumpy Skin Desease (LSD).

 

“Pemeriksaannya dilakukan sejak sebulan sebelumnya. Ada tiga tahapan pemeriksaan oleh dinas dan Kementerian. Alhamdulillah punya saya dinyatakan lolos dan sehat,” papar Entang.

Entang mengatakan sapi yang ia Miliki tersebut tadinya ia pelihara untuk kebutuhan kontes hewan ternak. Sehingga ia pilih sapi hasil kawin silang FH dan Simental agar memiliki performa yang baik untuk sebuah kontes.

Ia akui justru kesempatan untuk kontes selalu kandas, karena beberapa kendala. Akhirnya Entang memutuskan untuk mengikutkan ternak kesayangannya itu dalam seleksi hewan kurban Presiden.

Entang merasa senang karena ternak miliknya jadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia. Ia pun mengaku telah mengikuti dua kali seleksi pemilihan hewan kurban Jokow, namun selalu gagal karena berat badan ternaknya di bawah standar.

“Saya beli sapi ini dari salah satu peternak di sini. Tadinya buat kontes ternak makanya bobotnya besar sekali. Belum sempat ikut kontes, kemarin ada tawaran ikut seleksi hewan kurban, jadi saya pilih itu kemudian lolos. Saya bangga karena sudah ikut dua kali seleksi gak lolos,” ungkap Entang

Sementara itu, Plt Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Apriyanti mengatakan, di wilayah Bandung Barat ada dua sapi yang dipilih jadi hewan kurban Presiden Jokowi. Sapi pertama berasal dari peternak asal Cisarua dengan berat sapi 1,28 ton dan sapi kedua berasal dari peternak asal Lembang dengan berat 800 kilogram.

 

“Keduanya sudah lolok cek fisik dan laboratorium. Jadi dua sapi ini jadi hewan kurban Presiden di tempat berbeda. Untuk sapi dari Cisarua akan jadi hewan kurban di Istana Bogor sedangkan sapi asal Lembang dipakai kurban di Istana Presiden Cianjur,” kata Wiwin.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *