Delapan Balon Bupati KBB, Siap Bertarung di Pilkada

Para Bakal Calon Bupati KBB. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Delapan kandidat bakal calon Bupati Bandung Barat untuk Pilkada di bulan November mendatang mulai muncul kepermukaan.

Menurut Divisi Humas Lembaga Studi Masyarakat Bandung Barat, Mentari Kala Senja, ada delapan nama yang berdasarkan elektabilitas internal partai layak diajukan menjadi Calon Bupati Bandung Barat.

“Ke delapan calon itu adalah, Arsan Latif yang mulai santer dikalangan aktivis dan masyarakat menggunakan kendaraan politik Partai Gerindra, Aas Mohamad Asor yang mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat dan mendapat surat tugas dari Partai Demokrat Edi Rusyandi dari Partai Golkar sudah mengantongi surat rekomendasi, Aep Nurdin dari PKS, Hengki Kurniawan dari PDIP, Rian Firmansyah dari Nasdem, Ujang Rohman dari PKB dan Asep bayu Rohendi dari PAN. Mereka sejauh ini yang terlihat memiliki dukungan massa selain itu memiliki pengalaman politk yang cukup baik,” kata Mentari.

Ia mengatakan selain memiliki pengalaman organisasi, pengalaman politik dibutuhkan. Karena bagaimanapun dalam menjabat sebagai Bupati harus pandai pula dalam berdiplomasi dengan legislatif untuk bisa mengelola program yang dibawa sebagai visi misi saat kampanye, agar bisa diejawantahkan.

Seperti diketahui 8 partai pemenang pemilu 2024 ini, mulai menggodog para kader internal maupun eksternal untuk menurukan balon bupati dan wakil Bupati yang diusungnya.

Para partai pun saat ini tentu harus realistis menilai para calonnya untuk bertarung dalam kontestasi pilkada tersebut.

“Tidak harus memaksakan Siapa yang jadi, karena peraihan kursi dalam pilegnya juga tentu menentukan Siapa harus jadi Bupati dan siapa harus menjadi Wakil Bupati, artinya hitungan kursi yang harus jadi bagian lobi partai-partai yang koalisinya sudah dibentuk,” jelas Mentari.

Saat ini yang meraih kursi terbanyak adalah PKS – 8 kursi, gerindra- 8 kursi, Golkar 8 kursi.

Sementara untuk 5 partai lainnya, PKB – 6 kursi, PAN- 5 kursi, Demokrat- 5 kursi, Nasdem – 5 kursi dan PDIP – 5 kursi.

Sementara itu yang saat ini sudah jelas memegang Surat Tugas untuk menjadi balon Bupati KBB, adalah Edi Rusyandi dari Partai Golkar, Aas Mohamad Asor dari Partai Demokrat dan Hengki Kurniawan dari PDIP, yang sudah memperlihatkan surat tugas yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat partainya.

“Di PDIP sendiri sebelumnya beredar Kabar bahwa yang akan jadi Calon Bupati adalah Pamriadi, namun kemudian muncul nama Hengki. Kemunculan nama Pamriadi ini, bahkan berada di lampiran surat resmi yang menunjukan nama Bakal Calon Bupati dari Cirebon, KBB, Indramayu, Kab.Cianjur, Kota Banjar dan Kota Bekasi,” kata Mentari.

Mentari juga mengatakan jika melihat koalisi yang dibangun sementara ini, maka ada 3 koalisi. Dengan demikian akan ada 3 pasangan calon yang akan maju dalam Pilkada tersebut.

“Koalisi Partai Gerindra, Partai Golkar dan PAN, bisa jadi akan mengusung Arsan Latif dan Edi Rusyadi serta Asep Bayu Rohendi Sementara untuk PKS, PDIP dan Partai Demokrat menurut saya pasangan Hengki Kurniawan, Aep Nurdin dan Aas Mochamad Asor menjadi yang paling ideal,” ungkap Mentari.

“Tinggal yang terakhir, mau tidak mau PKB harus merapat bersama Nasdem. Di situ ada nama Ujang Rohman dan Rian Firmansyah. Tinggal mereka berembug saja Siapa yang akan diloloskan menjadi Bupatinya,” imbuh mentari.

Mentari menuturkan, jika benar koalisi pasangan tersebut diejawantahkan oleh masing-masing koalisi, yang paling menarik adalah pasangan Arsan Latif Edi Rusyadi dan pasangan Hengki Kurniawan – Aep Nurdin atau Aas Mochamad Asor. Keduanya punya Posisi strategis di KBB. Arsan Latif sebagai Pj. Sementara Hengki baru saja usai tugasnya di KBB.

“Dua-duanya menjadi penarik massa dengan tentu mau tidak mau akan dibanding-bandingkan track recordnya. Kedua-duanya sama-sama memimpin KBB disaat sulit. Hengki harus memimpin saat Bupatinya tersandung kasus hukum. Ia pun harus berjibaku mengatasi berbagai kesulitan di masa pandemi, sementara Arsan Latif harus memperbaiki kondisi KBB yang tengah defisit,” kata Mentari.

“Kita tunggu saja pengumuman resmi partai, kami dari Lembaga Studi Masyarakat Bandung Barat, yakin Pilkada nanti akan seru dan menarik,” pungkas Mentari. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *