BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Selesai Pileg diselenggarakan mengiringi penetapan perolehan kursi masing-masing parpol untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten – Kota, persiapan untuk menyongsong diselenggarakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah mulai terlihat.
Meski belum ada hasil definitif sejumlah parpol yang menentukan calon Kepala daerahnya untuk Jawa Barat, namun secara intern setiap parpol sudah mulai membahas secara resmi usulan soal Siapa yang akan ditempatkan menjadi Kepala daerah untuk Gubernur, Bupati dan Walikota.
DPD (Daerah Pimpinan Daerah) Partai Golkar Jawa Barat adalah salah satu parpol yang secara internal sudah mengusulkan sejumlah nama untuk bersaing di Pilkada Jabar November mendatang.
Dalam surat resmi yang dikeluarkan pada 28 Maret lalu, surat resmi soal saran dan masukan terhadap nama-nama bacakada/bacawakada DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat dikirimkan ke DPP Partai Golkar di Jakarta.
Dalam Surat tersebut disebutkan secara rinci nama dan akan ditempatkan di mana. Setiap Kabupaten Kota disebut dua nama, yang memiliki pengaruh kuat di wilayah tersebut.
Pengaruh tersebut diantaranya adalah latar belakang putra daerah dan juga track record dalam pemerintahan.
Aglomerasi Bandung Raya jadi yang menarik karena diisi oleh orang-orang yang lebih banyak bekerja di KBB atau di Jawa Barat. Seperti Asep Ismail, mantan Kepala Kemenag KBB dan Edi Rusyandi anggota DPRD Jabar, diusung menjadi balon bupati dan wakil bupati KBB dari Partai Golkar.
Sementara itu untuk Kota Bandung yang diusulkan menjadi Walikota adalah Atalia Prarayta dan Edwin Senjaya. Atalia dikenal sebagai Istri mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang pernah pula menjadi Walikota Badnung.
Dengan pengalaman tersebut, Atalia akan mudah beradaptasi dengan pekerjaan sebagai Walikota. Sementara itu calon lainnya yang disusulkan, Edwin Senjaya adalah Wakil Ketua DPRD Kota Bandung. Ini pun diperkiraan menjadi lebih strategis karena Edwin tentu memahami tata kelola kota berikut dinamikanya.
Untuk Kota Cimahi DPD Partai Golkar Jawa Barat mengusulkan nama Ali Hasan dan Firaldi Akbar.
Ali Hasan adalah kader Partai Golkar yang sangat senior. Ia sudah lama berada di parlemen. Hal ini menjadi modal besar untuk bisa mulus melaju menjadi calon Walikota Cimahi. Pun ia adalah Putera daerah yang pasti paham kemana Kota Cimahi harus dibawa.
Sementara itu Firaldi Akbar dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses. Kesuksesannya tentu diharapkan dapat membawa Kota Cimahi menjadi kota yang masyarakatnya berdaya secara ekonomi.
Untuk Kabupaten Bandung, nama yang diusulkan adalah, Sugianto dan Syahrul Gunawan. Sugianto sudah sangat paham kondisi Kab.Bandung karena ia adalah Ketua DPRD Kab.Bandung periode 2019 – 2024. Sementara Syahrul Gunawan adalah Wakil Bupati Bandung yang masih menjabat.
Selain calon Bupati dan Walikota, DPD Partai Golkar Jabar mengusulkan nama calon Gubernur Jabar pada Pilkada nanti. Nama Ridwan Kamil pun diusulkan untuk kembali memimpin Jawa Barat, pertimbangan pengalaman dan juga masih banyak yang harus dikerjakan, menjadikan Emil sebagai pilihan utama Cagub Jabar pada Pilkada yang akan digelar November mendatang. (*)






