BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pasca Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif di Pemilu 2024, mulai bermunculan bakal calon Bupati Kabupaten Bandung Barat untuk periode 2024-2029 yang akan diselenggarakan pada bulan November 2024. Salah satunya Steve Ewon kades Kertawangi Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Hasil kajian dan analisa Lembaga Studi Masyarakat Bandung Barat, menurut Divisi Humas, Mentari Kala Senja.
Nama aslinya Yanto bin Surya dan mendapat panggilan akrab Steve Ewon adalah salah satu selebriti yang pernah menjadi host acara variety show menaklukan satwa liar salah satu televisi swasta. Selain aktif di masyarakat ia juga aktif di berbagai medsos.
“Dari bebeberapa sumber diketahui Ewon mendeklarasikan dirinya untuk maju menjadi bakal calon Bupati periode 2024-2029, Minggu (25/5) di Masion Pine Kota Baru Parahiyangan. Ia mendapat dukungan sebagian masyarakat Cisarua dan sekitarnya, selain saat ini ia juga meminta dukungan masyarakat KBB,” kata Mentari, Senin (25/02).
Mentari menambahkan, selain Steve Ewon, saat ini yang secara terang-terangan mentasbihkan diri untuk menyalonkan sebagai Bupati KBB adalah Kades Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Gagan Wirahma.
Sementara itu Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif yang saat ini mulai dilirik oleh para partai untuk maju menjadi bakal calon Bupati Bandung Barat periode 2024-2029.
“Pj Bupati KBB, Arsan Latif menurut sebagian kalangan bisa memperbaiki keadaan KBB yang ‘carut-marut,’ seperti soal defisit dan hutang kepihak ketiga yang belum terbayar sebesar 166 Milyar rupiah, yang saat ini terus menjadi masalah yang menghantui KBB,” jelas Mentari
Mentari mengatakan, Arsan Latif mulai mendapat dukungan elemen masyarakat KBB baik kalangan tokoh masyarakat dan politisi. Itu terlihat dari setiap kunjungan ke daerah yang selalu mendapat sambutan masyarakat. Disisi lain Arsan Latif , saat ini mulai dikenal oleh masyarakat.
“Arsan Latif dengan Steve Ewon adalah teman baik, karena selalu terlihat di setiap acara. Mereka selalu ‘mesra’ dilihat di medsos,” jelas Mentari.
Ia juga mengatakan bahwa Arsan Latif cukup mudah untuk mendapat dukungan elemen masyarakat KBB. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana bisa mendapat dukungan karena ia masih berstatus ASN dan menjabat Pj bupati Bandung Barat.
“Ia saat ini tinggal mendapat dukungan dari partai saja. Memang saat ini Arsan Latif masih menjabat sebagai ASN,” kata Mentari.
Mentari juga mengatakan, selepas selesai masa tugas bupati sebelumnya, KBB merindukan sosok yang bisa membenahi Pemda KBB, yang pada saat ini dianggap sedang ‘sakit.’ Tetapi setelah ada Arsan Latif menjabat Pj Bupati KBB hampir enam bulan mulai terlihat ada kemajuan. Dukungan kepada Arsan Latif untuk ikut di pesta demokrasi pada Pilkada KBB mulai mengalir.
Selain itu, ada juga yang mulai terangan-terangan, meski hanya melalui medsos, untuk memperkenalkan dirinya sebagai calon Bupati KBB, seperti H. Gunawan, salah satu pengusaha warga Cihampelas dan Kades Cihanjuang, Gagan Wirahma.
Meski kemunculan para tokoh itu sudah dirasakan, Mentari mengatakan para politisi KBB belum terlihat secara terang-terangan muncul kepermukaan. Bisa saja para politisi belum muncul karena masih menunggu hasil pilpres dan pileg pemilu 2024
“Memang sampai saat ini beberapa bakal calon mulai meramaikan setiap grup medsos seperti IG, WA, Facebook, Tiktok. Padahal Pilkada KBB masih ada waktu sekitar enam bulan lagi, tapi suhu panas Pilkada KBB mulai terasa. Padahal pilpres dan pileg pun prosesnya belum selesai,” tukas Mentari.
Para politisi di KBB sampai saat ini masih belum mendeklarasikan pencalonan bakal calon Bupati KBB. Tetapi dari informasi yang mengemuka mereka yang mulai dibicarakan antara lain mantan Bupati Bandung Barat yang juga politisi kader PDIP, Hengki Kurniawan.
Selain itu ada Aep Nurdin dan Bagja Setiawan sebagai politisi PKS yang saat ini masih menjadi anggota legislatif, mantan Wakil Bupati KBB periode 2008-2013, Ernawan Natasaputra dan mantan Bupati Bandung Barat periode 2013-2018, Yayat T Soemitra.
Nama lain yang muncul biar pun masih bisik -bisik adalah dari kalangan Politisi seperti dari Partai Gerindra Sundaya, Ketua PDIP KBB Ida widaningsih, Ketua PAN KBB Asep Bayu Rohendi, Politis kader Partai Golkar Edi Rusyandi yang juga anggota DPRD Jabar. Kemudian Rian Firmansyah anggota DPR RI dari Partai Nasdem,dan Ketua PKB KBB Asep Dedi, serta Ketua Partai Demokrat KBB, Imam Tunggara.
Mentari menjelaskan, walaupun Partai belum memberikan lampu kuning dan lampu hijau untuk bakal calon karena saat ini masih berlangsung penghitungan suara pilpres dan pileg pemilu 2024 di tingkat PPK dan belum final penghitungan suara adalah hasil rapat pleno KPU KBB, namun munculnya nama-nama bakal calon yang mengemuka saat ini bisa menjadi bahan kajian dan Analisa untuk dimatangkan menjadi calon Bupati yang bisa memenuhi harapan masyarakat. (*)






