Satu Bangunan SD Rusak dan Lima Kepala Keluarga Diungsikan, Imbas Pergerakan Tanah di Kp. Cigombong, Rongga, KBB

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pergerakan tanah dilaporkan telah terjadi di Kampung Cigombong RT 04 RW 13 Desa Cibedug Kecamatan Rongga, Kab.Bandung Barat. Dari laporan warga Kecamatan Rongga, Lili Saripudin hari ini, Rabu (21/02) peristiwa tersebut terjadi pada pukul 07.00 WIB, imbas curah hujan tinggi tiga hari terakhir.

“Sebetulnya tanda-tanda sudah terlihat sejak hari Minggu 18 Januari 2024, di Kp. Cigombong RT 04 RW 13 Desa Cibedug Kecamatan Rongga. Sejak Minggu itu, hujan juga curahnya tinggi sampai tadi malam,” kata Rudi Wibisana, petugas Kedaruratan dan Logistis BPBD KBB, mengutip laporan Lili, Rabu (21/02).

Imbas peristiwa tersebut 8 lokal sekolah SDN Babakan Talang Satu, mengalami keretakan pada seluruh bangunan dinding serta lantai, dan halaman sekolah.

Selain itu 4 rumah mengalami rusak sedang, 5 kepala keluarga diungsikan kerumah kerabatnya dan 34 rumah lainnya terancam. Diketahui pula bahwa jalan Lingkungan pun mengalami retakan.

“SDN Babakan Talang 1 dengan jumlah siswa 90 orang dan staf serta guru 10 orang, tersebut rawan bila tetap dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, Deni (61) dengan 5 jiwa dalam satu rumah yang terdiri dari dua Kepala keluarga rumahnya rusak berat dan sementara diungsikan,” jelas Rudi.

Rahmat (36) dengan 4 jiwa di dalam rumahnya, kondisinya rusak sedang. Ia pun beserta keluarga diungsikan sementara.

Warga lainnya Ii (54) dengan 2 jiwa di rumahnya juga mengalami rusak sedang dan sementara harus diungsikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan imbas kerusakan rumahnya.
Dari keterangan warga setempat, diketahui bahwa selain hujan dengan intensitas tinggi selama tiga hari, tanah yang mengalami pergerakan kondisinya memang labil.

“Atas kejadian ini, setelah melakukan kordinasi bersama aparat kewilayahan Kecamatan, Desa dan pihak sekolah. Untuk sementara, sekolah, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, maka siswa mulai tanggal 21 sampai dengan 26 Februari 2024 belajar di rumah,” kata Rudi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *