BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Ratusan warga di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM), di Kantor Desa Ciburuy, pada Selasa (28/11).
Pada event tersebut masyarakat bisa mendapatkan komoditi pangan dengan harga murah. Ada belasan komoditi pangan digelar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Di sela-sela kegiatan Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.
“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat susah sendiri ya kita harus hadir. Bagaimana bisa dengan memberikan subsidi mengajak mitra mitra kita menjual barang yang lebih murah,” kata Arsan.
Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang begitu besar, pihaknya telah berkoordinasi dengan BULOG untuk pelaksanaan kegiatan serupa di wilayah lainnya di Kabupaten Bandung Barat.
“Ini berasnya terbatas. Oleh karena itu, saya komunikasi dengan Pa Kabulog boleh gak beberapa waktu ke depannya kita laksanakan lagi. Alhamdulillah bersedia, jadi akan kita kirim lagi ke beberapa tempat mungkin minggu depan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama Arsan Latif mengatakan bahwa ketersediaan pangan di KBB, dan harga beras di wilayahnya hingga saat ini masih cenderung aman dan terkendali.
“InshaAllah sudah mulai terkendali karena sudah ada 245 ton yang sudah kita beli dari bulog dengan harga yang lebih murah dan disebarkan kepada masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KBB, Lukmanul Hakim mengatakan, setiap kegiatan GPM tersebut kurang lebih 3,5 ton beras disediakan bagi masyarakat KBB.
“Ada belasan komoditi pangan seperti beras, telur, daging, minyak, daging olahan bawang dan yang lainnya. Sejauh ini harga lebih murah Rp2000 sampai 3000 dibandingkan harga normal,” katanya.
Di lokasi GPM, seorang warga Padalarang, Nanang, mengatakan, dirinya merasa senang dengan adanya Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh Pemkab Bandung Barat ini.
“Saya berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan oleh pemerintah daerah karena sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya. (*)
Data dan Fakta
1. Jumlah Beras Bulog 2 Ton
2. Pelaku usaha petani Cimerang 1 Ton
3. Minyak dari Distributor 300 Liter
4. Minyak Bulog 120 Liter
5. Gula Putih Bulog 400 Kilogram
6. Telur Distributor 300 Kilogram
7. Daging Sapi 100 Kg
8. Ayam 100 Kg
9. Cabe Rawit 50 Kg
10. Keriting 50 Kg
11. Bawang Merah/Putih 50 Kg
12. Sosis 50
13 Bakso 50
14 Daging Slice 100 Kg
(Sumber DKPP KBB) (*)






