Sekitar 15 Ribu Hewan Ternak Disalurkan Pemda KBB ke Peternak

Kepala Dinas Peternakan KBB, Unang Husni didampingi Sekdisnya, Wiwin Aprianti ketika memberikan keterangan kepada media di kantornya. Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Peternak di Kabupaten Bandung Barat semringah karena mendapatkan bantuan sekitar 15 ribu ekor hewan ternak dari Pemerintah KBB. Hal ini demi meningkatkan pendapatan sehingga para peternak lebih sejahtera.

“Lebih dari 15.000 hewan ternak kami berikan untuk masyarakat. Semoga membawa keberkahan. Aamiinn,” kata Kepala Dinas Peternakan KBB, Unang Husni Tamrin didampingi Sekdisnya, Wiwin Aprianti Selasa (22/8/2023).

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat, Undang Husni Tamrin mengatakan lebih dari 15 ribu hewan ternak dibagikan kepada para peternak selama 5 tahun sejak 2018 hingga 2023 yang bersumber dari berbagai program.

Dia menjelaskan hewan ternak yang dibagikan sebagian besar adalah domba/kambing karena punya tingkat produktifitas yang tinggi. Dalam 2 tahun, domba bisa beranak hingga 3 kali atau total 9 kali anakan seumur hidupnya.

“Hewan ternak dibagikan kepada kelompok peternak mulai dari yang masih merintis hingga yang skala peternak yang sudah besar agar lebih berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut Undang menjelaskan pemberian hewan ternak bertujuan untuk mendorong perekonomian Bandung Barat khususnya dari sektor peternakan. Terlebih ada 8 pasar hewan ternak yang ikut mendorong roda ekonomi masyarakat di KBB.

Selain itu, kata Undang, pemberian hewan ternak yang didatangkan dari luar daerah ini akan meningkatkan populasi ternak di KBB. Adapun populasi domba saat ini di Bandung Barat sekitar 200 ribu ekor.

Pihaknya berharap para peternak yang mendapatkan bantuan mampu menjaga dan merawat hewan ternak tersebut dengan sebaik-baiknya.

Para peternak juga diharapkan naik kelas menjadi seorang pengusaha yang mampu memberikan nilai tambah di sektor peternakan sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru.

“Hewan ternak yang dibagikan merupakan betina agar semakin banyak populasinya. Selain meningkatkan ekonomi juga untuk ketahanan pangan,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *