Meriahkan FORNAS VII, IKM Jabar Gelar Eksebisi Lomba Mancing

Para Pengurus Kormi KBB, dan Ikantan Komonitas Mancing (IKM) siap menyuksekan dan memeriahkan Festival Olah Raga Nasional (Fornas) VII dengan menggelar eksebisi mancing, yang bertempat di genangan waduk Saguling Kampung Cikebluk, Kecamatan Saguling. Foto/ Humas KORMI KBB

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Dalam rangka memerihakan FORNAS VII Jawa Barat, Ikatan Komunitas Mancing (IKM) Jawa Barat menyelenggarakan Eksebisi Lomba Mancing yang akan digelar pada 8 – 9 Juli 2023, di Kp. Cikebluk, Desa Cikande, Kecamatan Saguling, bandung Barat.

Persiapan eksebisi tersebut saat ini terus dilakukan. “Untuk perijinan dari Muspida sampai ke Polres sudah selesai, sementara peserta sudah siap dari 13 Kabupaten,“ ungkap Panitia Pelaksana Eksebisi Lomba Mancing, Alex Pendawa, Rabu (28/06).

Alex mengatakan, dari 13 Kabupaten Kota, peserta yang berpartisipasi ada 1700 peserta yang sudah terdaftar. Alex sendiri berharap agar peserta bisa mencapai 2000 orang. Setiap Kabupaten dan Kota, peserta pun tidak dibatasi jumlahnya.

Ia mengatakan persiapan venue saat ini sudah hampir selesai. “Tinggal sedikit-sedikit lah, 90 persen, sudah tinggal pelaksanaanya saja,” kata Alex. Ia pun mengatakan bahwa venue di Cikebluk lokasinya sangat strategis, di dekat objek wisata saung apung” Napak Parahiyangan.”

IKM sudah pula berkordinasi dengan dinas perhubungan sebagai pengawas armada perahu motor yang akan digunakan menuju lokasi. 62 armada sudah siap digunakan pada ajang tersebut. “Jadi untuk armada yang tidak berasurasi tidak kita gunakan,” kata Alex, seraya menambahkan ambulance pun disiagakan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam Eksebisi Lomba Mancing nanti, 30 stand Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) juga sudah disiapkan untuk mendukung suksesnya acara lomba mancing tersebut. Umpan, dan pernak Pernik mancing lainnya tersedia pada stand UMKM yang ada di lokasi. “Kebetulan aktifis mancing ini kebanyakan juga UMKM sehingga mereka bisa mendukung acara ini,”kata Alex.

Alex juga mengatakan dalam lomba ini terbagi dari 3 Zona, A, B dan C. Di tiga zona tersebut ada juri yang melakukan penimbangan dan pengecekan peserta serta petugas yang membagikan mendali.

Dalam lomba tersebut umpan yang jadi syarat lomba adalah lumut, geleng dan cacing. Sementara umpan yang dilarang adalah biji papaya muda dan cotton bud. Piranti yang digunakan pun harus memenuhi syarat tertentu.

Pada ajang lomba mancing tersebut panitia juga akan menebar benih ikan, dengan tujuan untuk menjaga ekosistem lokasi lomba.

Sementara itu Sekretaris Kormi Kabupaten Bandung Barat Riang Nuryana mengatakan, pihaknya mengapresiasi IKM yang menyelenggarakan acara ini yang sejalan dengan cita-cita Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan yang mengenalkan sejumlah potensi KBB dalam bidang wisata.

“Ini sejalan dengan cita-cita pa Bupati, untuk, satu, mempromosikan daerah, potensi daerah, karena di Bandung Barat itu ada potensi danau atau genangan air waduk Saguling yang ke depan mudah-mudahan bisa jadi spot tourism,” kata Riang, sambil menambahkan bahwa ekosistem olahraga seperti mancing ini bisa juga meningkat perekonomian. Minimal untuk warga setempat.

Riang juga mengatakan bahwa Kormi KBB sejalan dengan Kormi Jabar sebagai panitia FORNAS VII, untuk melaksanakan persiapan penyelenggaraan event tersebut di KBB. Riyang menegaskan koordinasi terus dijalankan agar event FORNAs VII yang venue-nya diselenggarakan di KBB bisa berjalan lancar dan sukses serta pihak Ketua Kormi KBB, Sonya Fatmala dan jajaran pengurus siap menyambut para peserta eksebisi mancing dalam ajang Fornas VII tahun 2023. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *