BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah Daerah Bandung Barat, segera merealisasikan pembangunan gedung pemuda. Karena hingga saat ini, KNPI KBB belum memiliki gedung sendiri dan ada pun sekarang ini mengontrak rumah yang berada di Desa Mekarsari.
Sekretaris KNPI Kabupaten Bandung Barat, Sopyan mengaku akan mengawal program terus kegiatan prioritas tersebut hingga terealisasi, karena anggarannya sudah ada bantuan dari bantuan keuangan dari Propinsi Jawa Barat.
“Intinya kami mendukung Pemda Bandung Barat untuk memfasilitasi kami dengan sesegera mungkin merealisasikan pembangunan gedung pemuda dengan nilai Rp.8 miliar bersumber anggaran dari bantuan provinsi Jawa Barat,” ujar Sopyan saat ditemui di Sekretariat KNPI KBB Jalan Mekarsari, Rabu (22/3).
Menurut dia, saat ini anggaran Rp.8 miliar bantuan dari provinsi Jabar tersebut sudah ada di kas Pemda Bandung Barat. Karena itu, pihaknya akan fokus mengawasi anggaran itu agar bisa teraliasikan.
“Kami akan selalu mengawasi dan menjaga segera terealisasikan pembangunan gedung pemuda olahraga,” ujar Sopyan.
Ia menerangkan, pembangunan gedung pemuda itu sudah direncanakan saat lahirnya Kabupaten Bandung Barat. Untuk lahan gedung pemuda sendiri sudah direncanakan dibangun di atas tanah fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) PT Belaputra Intiland Kota Baru Parahyangan yang saat ini sudah diserahkan kepada Pemkab Bandung Barat seluas 2,8 hektar.
Sementara untuk desain gambar dan konsep gedung pemuda ini dulu sudah ada di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bandung Barat dan sekarang ganti nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUTR), konsep bangunan ada indoor dan outdoor (di dalam ruangan dan luar ruangan).
“Dari terbentuknya Bandung Barat sampai saat ini KNPI selalu menyewa, kami berharap pembangunan gedung pemuda ini bisa direalisasikan dengan cepat. Dan kami siap bersinergi dengan pemerintah melakukan pengawasan pembangunan gedung pemuda olahraga karena ini semua menjadi kebutuhan mendasar bagi organisasi kepemudaan,” ungkapnya.
“Rencananya akan dilakukan ground breaking oleh gubernur Jabar dan Bupati Bandung Barat. Kami berharap agar anggaran ini segera terealisasi terlebih anggaran ini sudah ada, kalau sudah ada kenapa harus lama-lama,” Tandasnya.
Senada dikatakan Ketua Harian KNPI KBB, Roni Dahroni, ia meminta Pemda Bandung Barat melalui perangkat dinas segera merealisasikan program prioritas pada tahun 2023 ini.
“Ini harus terealisasi, jangan sampai rencana yang sudah disusun oleh kepengurusan terdahulu sirna. Karena itu kami meminta kepada Pemda Bandung Barat agar konsen dan fokus pada pembangunan gedung pemuda,” ujar Ronia.
Ia menilai keberadaan gedung pemuda untuk menunjang seluruh aktifitas kegiatan organisasi kepemudaan di Kabupaten Bandung Barat bila selesai dibangun.
Selain itu, pentingnya Gedung Pemuda, yaitu agar menjadi tempat bagi pemuda untuk berkarya. Melalui gedung tersebut, pemerintah nantinya bisa melihat kerja nyata para pemuda melalui organisasi kepemudaan untuk membangun daerah agar menjadi lebih baik.
“Gedung pemuda sebagai wujud fisik yang menjadi hal yang monumental bagi pemerintah Bandung Barat. Dalam hal ini pemerintah benar-benar konsen dan fokus peduli terhadap pembangunan gedung kepemudaan itu,” tegasnya.(*)






